Wednesday, February 7, 2007

Di atas tubuhku
Terangkai muslihat dewa dewi
yang merangkai kata-kata dengan cermat
Tentang bagaimana warna-warni menyelimuti ruangan berbau dupa
yang sesungguhnya tidak ada
Hanya diatas tubuh
Bulir-bulir waktu terhenti dalam setiap telan tenggorokkan
kata demi kata terucap
Dalam bahasa
Yang hanya dimengerti oleh kita

Di atas tubuhku
Engkau merangkai karya

2 comments:

Anonymous said...

Hi how are you?
I was looking through your blog and found it interesting and wanted to leave you a comment.

I hope you will visit my art blog, and become friendly.
Hope to hear from you soon,
Jesse Noe

... Ruhlelana said...

hanya di sini aku berani mengungkap rindu rahasia ini, cawan merahku.
aku masih mencintaimu dan akan terus mencintaimu, tanpa syarat, seperti sejak dulu kita pertama bertemu.